7 Cara Menanam Sawi Bagi Pemula

Cara Menanam Sawi – Tanaman sawi merupakan salah satu dari jenis sayuran, yang memiliki manfaat dan kandungan gizi serta mempunyai permintaan pasar yang tinggi.

Sebelum mengkonsumsi sawi, alangkah baiknya jika kita memastikan bahwa sawi yang akan kita konsumsi bebas dari bakteri dan juga zat seperti pestisida.

Cara menanam sawi sangatlah mudah, karena tanaman ini dapat hidup di dataran tinggi maupun rendah, serta memiliki tingkat adaptasi tinggi terhadap lingkungan.

Sebelum membudidayakan tanaman sawi, kita harus memperhatikan kondidi permintaan pasar, serta mengetahui jenis dan ciri tanaman sawi yang akan kita tanam.

Untuk itu jenis tanaman padi yang akan kita tanam haruslah menyesuaikan daerah ditempat anda masing-masing.

Ciri Ciri Tanaman Sawi Yang Baik

Adapun beberapa ciri dari tanaman sawi yang baik dan tentunya aman di konsumsi serta bagus untuk di budidayakan.

  • Daunnya berwarna hijau
  • Memiliki akar tunggang dan akar bercabang
  • Mempunyai batang yang tidak berkayu
  • Memiliki batang yang beruas dan pendek
  • Memiliki daun yang lonjong dan memanjang
  • Bunga mempunyai banyak cabang dan memanjang ke atas

Jenis Jenis Tanaman Sawi

Terdapat beberapa jenis tanaman sawi yang populer sampai saat ini. Berikut ini beberapa jenis jenis sawi yang wajib anda ketahui :

Sawi Putih (pak choy)

Sawi dengan nama latin B. Juncea L ini sering juga disebut petsai dan sawi cina, karena sering digunakan sebagai sayur olahan masyarakat tionghoa.

Disebut sawi putih karena, warna tangkainya putih serta daun yang cenderung berwarna kuning pucat.

Jenis sayuran pakcoy yang satu ini biasa diolah menjadi beberapa masakan seperti, capcai, asinan (diawetkan dengan garam dan cairan gula), atau pada sop bening.

Sawi Hijau (Sawi Bunga)

Sayuran dengan nama latin Brassica compestris sp, merupakan jenis sawi yang populer di Indonesia. Nama lain sawi hijau ialah sawi bakso (karena menjadi sayuran pelengkap bakso).

Sawi ini mirip dengan sawi putih hanya saja yang membedakan yakni, warna daun dan struktur tanamannya.

Adapun beberapa kandungan gizi dan manfaat pada sayuran sawi hijau :

  • Protein (2,3 gr)
  • Karbohidrat (4 gr)
  • Serat (87 %)
  • Kalori (220 kkal)
  • Lemak (0,3 gr)
  • Kalsium (220 mg)
  • Zat Besi (3 mg)
  • Fosfor (38 mg)
  • Vitamin A (6460 IU)
  • Vitamin B1 (0,09 mg)
  • Vitamin C (102 mg)

Manfaat Sawi Hijau :

  • Sebagai antioksidan
  • Membantu system kerja ginjal
  • Meningkatkan vitalitas
  • Mengurangi produksi asam lambung
  • Melancarkan proses metabolism
  • Membantu proses detoksifikasi
  • Membuat tubuh jadi bugar
  • Meningkatkan daya imun tubuh
  • Mengatasi radang tenggorokan
  • Mencegah kanker usus
  • Menyuburkan rambut

Sawi Jepun (Siow Pak Choi)

Sawi jepun mempunyai batang dan daun yang berwarna hijau muda, dan mempunyai saiz agak kecil sekitar 12-15 cm saja.

Sawi jepun memiliki batang yang compact pada pangkalnya, serta agak tirus dibagian ujungnya. Bentuk urat dan susunan daunya meruncing serta tidak prominent.

Sawi Pahit (Bitter Mustard)

Mirip dengan namanya rasa sawi yang satu ini sedikit pahit. Tumbuhan bernama latin Brassica juncea var rugosa ini, mampu tumbuh hingga sekitar 30 cm.

Sawi jenis ini cepat tumbuh dan mempunyai saiz daun yang agak besar dan berwarna hijau muda.

Sawi Huma

Disebut sawi huma karena jenis sawi yang satu ini tumbuh baik apabila ditanam di tempat yang kering seperti tegalan dan huma.

Tanaman ini biasanya ditanam setelah musim penghujan usai, karena sifatnya yang tidak tahan terhadap genangan air.

Ciri-ciri jenis sawi yang ini yakni, berdaun sempit, panjang, dan juga berwarna hijau keputih-putihan. Berbeda dengan Sawi Putih dan Sawi Hijau, Sawi Huma ini mempunyai batang yang kecil tetapi panjang. Mempunyai tangkai berukuran sedang seperti memiliki sayap.

Baca juga Cara bercocok tanam hidroponik

Cara Menanam Sawi

Kali ini kita akan menerangkan tentang cara menanam sawi putih untuk mendapatkan hasil sawi yang maksimal. Yakni dengan menggunakan metode GDM.

Arti GDM sendiri yakni, metode yang menggunakan pupuk organik murni yang ramah lingkungan.

Tahap Pengolahan Tanah

Tahap pertama yang dilakukan saat akan menanam sawi yakni, memilih lahan yang akan di jadikan media tanam.

Setelah menentukan lahan, taburi lahan tersebut dengan pupuk kandang/bokhasi sebanyak 20 ton per ha, kemudian semprotkan GDM Black Bos. Kondisikan keadaan tanah dalam keadaan basah kemudian kemudian bajak lahan tersebut untuk menghasilkan tekstur tanah yang gembur.

“GDM Back Bos berfungsi menekan pertumbuhan pathogen tular tanah yang menjadi sumber penyakit bagi tanaman.

Nah untuk kalian yang tidak mempunyai lahan yang cukup luas, jangan khawatir. Kalian bisa menggunakan teknik lain yang sangat ampuh ini Cara Bercocok Tanam Hidroponik Bagi Pemula.

Tahap Perendaman Benih

Perendaman benih yakni bertujuan untuk memutus masa dormansi (keadaan berhenti tumbuh) pada benih, dan juga bertujuan untuk memilih benih yang bagus untuk dijadikan benih.

Lakukan perendaman bibit benih dengan menggunakan POC GDM, sebelum benih disemai. Metode ini dapat mempercepat dan memberikan Imunitas atau perlindungan pada bibit.

“POC GDM mengandung 7 bakteri menguntungkan, yang dapat mempercepat proses perkecambahan dan juga sebagai antibiotik untuk bibit tanaman.

Tahap ini merupakan bagian terpenting, selain itu pemilihan benih yang baikpun menjadi kunci hasil panen kita menjadi maksimal dan berkualitas baik.

Berikut tata cara pembenihan tanaman sawi :

  • Pertama pilihlah benih sawi berkualitas baik. Anda bisa membelinya di toko bibit yang ada di sekitar tempat anda.
  • Bungkus benih dengan alumunium foil, dan pastikan benih terbungkus dengan baik dan tidak rusak.
  • Benih sawi yang baik yaitu benih yang memiliki bentuk bulat kecil berwarna coklat kehitaman agak keras dengan permukaan yang licin dan mengkilap.
  • Timbanglah berat benih sawi sebayak 750 gram untuk 1 hektar lahan tanam. Tetapi jika anda ingin menanam benih sawi di pekarangan rumah cukup dengan 2 sendok makan saja benih sawi yang anda butuhkan.
  • Jika anda memilih benih sawi hijau dari hasil penanaman, maka tanaman yang akan diambil bijinya harus berumur sekurang- kurangnya 70 hari.
  • Pisahkan tanaman sawi yang akan di jadikan sebagai benih dari tanaman sawi yang lainnya.

Tahap Persemaian Benih

Setelah melakukan pemilihan benih, proses selanjutnya yakni persemaian benih di sebagian lahan, atau juga bisa menanam secara langsung, dengan cara menaburkan benih kemudian ditutupu dengan jerami atau abu dapur.

Tahap Penanaman

Setelah bibit sawi tumbuh 3-4 helai daun kira-kira berumur sekitar 2 minggu, maka bibi sawi siap untuk ditanam atau dipindah tanam pada bedengan.

Kemudian lakukan penyiraman pada tanaman sawi tadi setiap pagi dan sore hari untuk menjaga kelembaban lahan.

Perawatan Dan Pemupukan

Lakukan penyiraman tiap hari untuk menjaga tanaman sawi tetap lembab. Pada musim kemarau lakukan penyiraman dua kali sehari yakni setiap pagi dan sore.

Selain itu lakukan pembersihan tanaman liar yang berada di sekitar tanaman sawi, dan juga melakukan pemindahan bagi tanaman yang jaraknya berdempetan.

Bagi kalian yang sering menanam padi di kebun sendiri, metode ini hampir sama dengan metode perawatan padi.

Lakukan penyemprotan dengan menggunakan POC GDM setiap 5 hari sekali, untuk mempercepat pertumbuhan dan membasmi hama ulat dari tanaman sawi.

Dosis yang digunakan yakni 2 gelas air mineral tiap satu tangki penyemprot tanaman atau 50 liter air untuk 1 liter POC GDM.

Panen

Sekitar berumur 40 hari setelah tanam, barulah tanaman sawi cukup dan dapat dipanen. Proses panen sawi dapat dilakukan dengan mencabut dan membersihkan tanah yang menempel pada tanaman sawi tersebut.

Kemudian sortir sawi dengan memisahkan ataupun membuang bagian daun yang rusak atau busuk. Setelah itu ikat sawi menjadi beberapa ikatan, barulah sawi siap dipasarkan dan di jual di beberapa tempat di daerah anda.

Baca juga Macam olahan dari sawi

Demikian penjelasan tentang sawi dan juga bagaimana tata cara menanam sawi yang benar, serta juga ampuh untuk memperoleh hasil yang maksimal. Semoga artikel kali ini bisa bermanfaat bagi kita semua dan juga menjadi ladang amal yang mengalir untuk kita semua.