Cara Ternak Kambing Etawa [TERBUKTI] Ampuh Bagi Pemula

Bagi kalian yang bingung ingin melakukan bisnis apa, cobalah untuk belajar cara ternak kambing sebagai modal bisnis kalian.

Beternak kambing saat ini menjadi bisnis yang memiliki peluang serta menjajikan keuntungan yang besar dengan hanya modal yang sedikit.

Terlabih lagi, kambing merupakan hewan pemakan rumput/herbivora, yang makanannya gampang dijumpai di sekitar.

Hal ini menjadi peluang besar mengingat, usaha peternakan kambing saat ini hanya bersifat sampingan serta dilakukan secara tradisional.

Untuk itu pada artikel kali ini, penulis akan memberikan tips dan cara ternak sapi yang menguntungkan serta menjanjikan keuntungan yang Woow.

Keuntungan Jika Beternak Kambing

  • Masa panennya cepat
  • Sangat mudah dipasarkan
  • Daging kambing merupakan daging yang dicari
  • Modal relatif kecil
  • Sangat menjanjikan
  • Kambing cepat dalam beradaptasi

Pemilihan Bibit Kambing

Indonesia sendiri memiliki banyak berbagai jenis kambing. Akan tetapi yang sering di budidayakan oleh peternak hanya dua jenis yakni jenis kambing etawa dan jenis kambing kacang.

Dua jenis kambing ini dipilih karena perwatan serta budidayanya mudah serta menguntungkan dan juga mudah beradaptasi pada area sekitar.

Berikut Jenis kambing yang bagus sebagai bibit, anatara lain:

  • Kambing kacang
  • Kambing etawa
  • kambing jawarandu
  • kambing boer
  • kambing saanen
  • kambing samosir

kriteria bibit kambing penggemukan yang baik, antara lain:

  • Umur sudah lebih dari 6 bulan
  • Memiliki ekor gemuk namun tidak berbentuk cambuk
  • Memiliki badan jantan, terutama jika memilih bibit jantan
  • Berbadan tegap serta sehat

Anakan kambing yang berusia lebih dari 6 bulan ini dipilih karena, usia ini sudah mulai memasuki periode pembentukan daging sehingga lebih cepat jika digemukkan.

Anakan kambing yang berusia di bawah 6 bulan tidak digunakan karena masih dalam periode pembentukan tulang sehingga buluh waktu lama untuk proses penggemukan.

Pemberian Jenis Pakan Kambing

Sebagai hewan rumaninsia kambing memiliki keunikan sistem pencernaan yang komplek (poligaristik).

Sistem pencernaan ini mampu mengubah bahan pakan yang memilki serat tinggi (rumput, jerami, dll) sebagai sumber utama energi dan mengubah senyawa nitrogen yang bukan protein (NPB).

Jenis pakan kambing yang diberikan pada ternak kambing secara modern, antara lain:

  • Pakan hijauan
  • Pakan konsentrat
  • Pakan fermentasi

Pakan kambing yang baik adalah kombinasi antara fermentasi pakan kambing dan konsentrat.

Selain pakan fermentasi di dapatkan dengan harga murah, pakan ini juga dapat memenuuhi kebutuhan protein dan serat kasar yang sangat dibutuhkan dalam proses penggemukan kambing.

Teknik Pembuatan Pakan Fermentasi Kambing

Fermentasi pakan kambing didapatkan dari limbah pertanian dan limbah organik di sekitar kita. Limbah pertanian itu juga tidak sembarang, yaitu:

  • jerami
  • Kulit kopi
  • Kulit kakao
  • Kulit markisa
  • Kulit nanas
  • Dll

Berikut ini cara membuat alat dan bahan yang diperlukan untuk fermentasi pakan kambing dengan menggunakan bahan dasar jerami padi, antara lain:

Alat fermentasi pakan kambing:

  • Pisau/alat lain sebagai pencacah jerami.
  • Drum/wadah tertutup untuk tempat penyimpanan.
  • Bak/wadah untuk tempat megolah fermentasi.

Bahan fermentasi pakan kambing:

  • 100 kg jerami padi
  • 0,5 kg Molases
  • Suplemen organik cair GDM spesialis ternak 1 liter
  • Air secukupnya

Cara pembuatan pakan fermentasi kambing:

  1. Cuci jerami dengan air mengalir. Hal ini bertujuan untuk menghilangkan kotoran yang bisa menggangu proses fermentasi pakan.
  2. Anginkan jerami hingga kering atau airnya sedikit berkurang serta terhindar dari kotoran yang bisa mengganggu proses fermentasi.
  3. Selanjutnya, cacah kasar jerami kurang lebih sekitar 8-10 cm. Jangan cacah jerami terlalu kecil, karena jika terlalu kecil akan mempengaruhi nafsu makan kambing.
  4. Kemudian masukan jerami kedalam bak/wadah terbuka yang cukup besar.
  5. Setelah itu, tambahkan molases, suplemen organik cair GDM spesialis ternak 1 liter serta air secukupnya.
  6. Aduk hingga adonan jerami dan bahan tambahan telah tercampur merata.
  7. Kemudian, masukan kedalam wadah tertutup dan simpan serta diamkan selama satu minggu.
  8. Setelah satu minggu, fermentasi pakan sudah siap diberikan pada kambing.

Pada proses ini, peran bakteri sangatlah penting, tanpa adanya bakteri yang berfungsi untuk membantu proses fermentasi, maka fermentasi tidak akan berhasil.

Dalam penggunaan suplemen organik cair yang mengandung 5 jenis bakteri baik, yang sangat berguna untuk membantu proses fermentasi pakan kambing.

Baca juga artikel terkait: Pengertian Makhluk Hidup Berserta Ciri, Klasifikasi & Contohnya

Pemeliharan Kambing dan Perawatan Kambing

Tata cara ternak kambing harus dengan manajemen pemeliharaan kambing yang baik dan benar. Berikut ini manajemen/cara ternak kambing sukses, antara lain:

1. Perawatan Kambing

Perawatan kambing sangat dibutuhkan untuk menjamin keberhasilan upaya penggemukan ternak kambing modern.

Beda halnya dengan ternak kambing tradisional yang perawatan pada kambing ternkanya tidak terlalu diperhatikan.

Dalam perwatannya bisa berupa pencukuran bulu, pemotongan kuku, dan perawatan lainnya.

2. Memandikan Kambing

Selain perawatan lainnya, kambing juga perlu dimandikan setidaknya 5 kali dalam setahun. Karena jiga kambing trlihat kotor, itu akan menjadi penyebab mudahnya terserang penyakit.

Pemandian ditujukan agar penyakit yang berasal dari parasit dan jamur yang bersarang pada kuku ataqu bulunya dapat dicegah/diberantas.

Selain itu, ternak yang terlihat bersih dan menarik akan meningkatkan nilai jual dari ternak kambing.

3. Penambahan Suplemen

Cara ternak kambing yang baik adalah memperhatikan penambahan suplemen organik cair. Suplemen yang diberikan juga harus aman serta tidak menimbulkan efek samping dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Suplemen ini berfungsi untuk meningkatkan kekebalan tubuh hewan agar tidak mudah terserang penyakit akibat bakteri, virus serta jamur yang dapat merugikan.

Selain beberapa hal tadi, suplemen ini juga berfungsi sebagai perangsang dalam mempercepat pertumbuhan ternak, sehingga dapat memperlancar usaha penggemukan ternak.

Suplemen Organik Cair (GDM), merupakan suplemen yang mampu memenuhi beberapa kriteria diatas.

Kandungan dari Organik Cair GDM, antara lain:

  • Bakteri menguntungkan (Benefical Mocroorganism), sehingga mencegah penyakit akibat bakteri, jamur, atay virus yang akan masuk ke tubuh ternak.
  • Sebagai pendukung untuk memfermentasi pakan.
  • Mengandung unsur hewani dan nabati yang dibutuhkan ternak.
  • Mampu menciptakan antibody/kekebalan tubuh, sehingga ternak sulit terserang penyakit.
  • Mampu memperbaiki pertumbuhan ternak, serta memperbaiki metabolisme tubuh ternak.
  • Membantu proses pencernaan makanan serta membuat kotoran tidak terlalu bau.
  • Bahan organik serta ramah lingkungan.
  • Aman jika digunakan dalam jumlah yang banyak serta dalam jangka waktu yang panjang.
  • Membantu meningkatkan ternak dalam mencerna pakan.
  • Membantu meningkatkan nafsu makan ternak dan menjaga keseimbangan mikroflora dalam pencernaan ternak.

Selain itu ada beberapa keunggulan lain dari GDM yang jika kita bahas di artikel ini mungkin akan bertele tele.

Bagi kalian yang ingin tau tentang manfaat GDm baca artikel ini ya Suplemen Organik Cair GDM.

4. Penanggulangan Penyakit

Selain tiga hal diatas, kambing juga memerlukan pengobatan, vaksinasi serta antibiotik serta pemberian vitamin agar terhindar serta bebas dari penyakit.

Adapun beberapa penyakit yang sering dialami ternak kambing, antara lain:

  • Penyakit Mastitis

Penyakit mastitis merupakan penyakit infeksi pada ambing yang disebabkan oleh bakteri. Kambing yang terkena penyakit ini ditandai dengan ambing terasa panas, sakit dan membengkak, warna dan kualitas susu terlihat tidak normal.

  • Penyakit Kudis (Scabies)

Penyakit ini sering terjadi pada ternak kambing, cara penularannya melalui kontak langsung dengan ternak yang terinfeksi atau kontak dengan alat serta kandang yang tercemar dari bekas ternak yang sakit.

  • Kembung Perut (Bloat/Tympani)

Penyakit ini sering terjadi mendadak, hal ini disebabkan karena adanya gas dalam lambung secara berlebihan serta dalam waktu yang cepat.

Untuk mencegah ternak kita dari penyakit ini, alangkah baiknya menghindari pemberian hijauan muda secara berlebihan atau hijauan yang masih mengandung embun pagi, dan ternak cukup mendapat exercise (jalan-jalan/olahraga untuk menguatkan otot-otonya).

For Your Information!

Jika kalian memutuskan akan memilih bisnis ternak kambing ini, alagkah baiknya jika kalian benar-benar berfokus secara maksimal, serta tidak hanya dijadikan sampingan melainkan menjadi bisnis utama.

Hal ini bertujuan, agar hasil ternak yang kalian kelola menjadi lebih maksimal serta memperoleh untung yang maksimal pula.

Nah itu tadi pembahasan dan panduan tentang tata cara beternak kambing yang mampu menghasilkan keuntungan yang besar dengan hanya menggunakan modal yang tidak terlalu banyak. Semoga artikel kali ini mampu menjadi pedoman serta bisa dijadikan referensi bagi kalian yang akan memilih bisnis beternak sapi. Terima Kasih.