Jenis dan Contoh Hewan Amfibi Yang Ada di Indonesia

Apa itu hewan amfibi? Serta hewan apa saja sih contoh hewan amfibi ini?

Pada artikel sebelumnya kita sudah membahas mengenai contoh hewan mamalia dan proses daur hidup hewan.

Nah pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang contoh hewan amfibi beserta pengertian dan juga ciri-cirinya.

Tidak usah bertele-tele lagi.

Mari kita langsung saja membahas mengenai contoh hewan amfibi, terutama yang berada di Indonesia.

Pengertian Hewan Amfibi

Hewan amfibi adalah jenis hewan yang mampu hidup dalam dua alam, baik itu di darat maupun di air.

Pada hewan amfibi atau amphibia sebagian besar mengalami proses metamorfosis. Mempunyai bentuk yang selalu berubah pada setiap fase hidupnya, mulai dari telur hingga dewasa.

Hewan ini memiliki ciri yang bisa kita kenali dengan melihat kulitnya yang terlihat selalu basah serta berlendir.

Hal ini disebabkan karena kulit hewan amfibi sangat mudah dalam menyerap air.

Hewan yang hidup di dua alam atau amfibi, sebagian besar adalah hewan berdarah dingin atau juga yang sering disebut poikiloterm.

Pada suhu tubuh jenis hewan amfibi selalu mengikuti lingkungan tempat hewan itu berada, jika berada di dalam air maka suhu akan lebih rendah dari saat berada di daratan.

Hal inilah yang mampu membuat hewan amfibi mudah beradaptasi, bahkan di lingkungan dengan suhu ekstrim.

Ciri-Ciri Hewan Amfibi (Amphibia)

  • Amfibi pada umumnya mempunyai kulit yang halus ataupun kasar serta dilengkapi dengan lendir yang beracun untuk melindungi tubuhnya.
  • Pada umumnya amfibi memiliki tulang belakang yang mendukung sistem ekskresi pada hewan veterbrata.
  • Hewan amfibi termasuk ke dalam salah satu hewan yang berdarah dingin.
  • Pada hewan amfibi terdapat 3 ruang pada jantung.
  • Pada kaki hewan amfibi terdapat selaput atau kuku yang dapat digunakan untuk berenang didalam air.
  • Mempunyai telur yang biasanya diletakkan di dalam air atau lingkungan lembab dan dibuahi secara eksternal.
  • Hewan amfibi memiliki sistem peredaran darah yang tertutup.
  • Hewan amfibi bernapas menggunakan respirasi yang terpisah atau dalam kombinasi paru-paru, kulit dan insang.
  • Amfibi adalah binatang predator. Mereka kebanyakan memakan invertebrata hidup dan binatang yang bergerak lamban.

Contoh Hewan Amfibi dan Ciri-Cirinya

Berdasarkan pembagiannya ada cukup banyak jenis hewan yang termasuk ke dalam klasifikasi macam-macam hewan amfibi.

Mulai dari contoh hewan amfibi yang bertelur dan contoh hewan amfibi dan mamalia serta contoh hewan amfibi beserta nama latinnya.

Adapun 10 contoh hewan amfibi adalah sebagai berikut:

Katak Sawah (Rana sp)

Jenis hewan amfibi yang pertama adalah katak sawah. Katak sawah mempunyai ukuran yang terbilang lebih kecil.

Jenis katak ini sering ditemukan di sawah-sawah yang tergenang air. Katak juga mempunyai kaki dan berselaput yang membuat katak sangat pintar berenang.

Pada kulit di tubuh katak sangat licin dan berwarna tidak mencolok. Meskipun pada kulit katak licin sama halnya dengan kodok, akan tetapi tidak beracun seperti kodok.

Hewan ini juga sering memakan serangga kecil yang ada di tepi sawah. Pada katak bernafas dengan insang saat masa kecebong berbeda dengan sistem pernapasan hewan invertebrata.

Katak Pohon (Hyla sp)

Katak pohon memiliki ukuran badan yang lebih kecil dari katak sawah dan kodok. Katak pohon ini juga memiliki warna yang menarik dan mencolok serta beracun.

Hewan ini memangsa serangga kecil sebagai makanannya menggunakan juluran lidahnya. Pada kaki katak pohon ini, terdapat bantalan (pad) untuk melompat dari satu pohon ke pohon lainnya.

Memiliki permukaan kulit yang licin dan halus, akan tetapi beracun. Hewan ini juga termasuk contoh hewan metamorfosis sempurna.

Kodok (Bufo sp)

Berikutnya adalah hewan yang masuk kedalam klasifikasi hewan amfibi. Kodok merupakan hewan amfibi selain katak yang bisa dikatakan sama akan tetapi beda.

Kodok mempunyai kaki yang berkuku serta berselaput. Pada permukaan tubuh kodok kasar dan beracun.

Kaki belakang kodok juga mempunyai permukaan lebih panjang yang digunakan untuk melompat.

Pada hewan ini mempunyai warna yang gelap dan hidup di atas permukaan tanah. Itulah Mengapa katak disebut hewan amfibi.

Sistem ekskresi pada hewan reptil berbeda dengan hewan amfibi.

Salamander (Salamander sp)

Salamander merupakan jenis hewan amfibi yang mempunyai bentuk tubuh mirip dengan cicak. Hal ini dapat diamati dengan cara melihat bagian tubuh salamander yang telah patah.

Jenis hewan salamander ini merupakan hewan yang termasuk dalam anggota kelompok hewan ovovivipar (yakni hewan yang melahirkan dan menyusui).

Hewan ini mempunyai habitat di daerah yang lembab misalnnya di dekat rawa. Salamnder juga lebih sering menghabiskan waktunya ditempat yang berair.

Common Mudpuppy (Necturus Maculosus)

Hewan ini adalah salah satu dari jenis hewan yang diketahui endemik berada di timur laut bagian Amerika Serikat.

Hewan ini juga banyak dijumpai di wilayah negara Kanada pada tempat yang terbilang lembab. Mereka lebih suka bersembunyi di dalam air dengan kedalaman hingga 90 kaki.

Common mudpuppy ini juga mampu hidup hingga 20 tahun dengan bertahan memakan daging seperti telur ikan, serangga dan lainnya.

Diplocaulus

Diplocaulus adalah salah satu hewan amfibi purba yang diduga oleh para ahli dengan ditemukan fosilnya. Hewan ini diketahui sebagai hewan pemakan ikan.

Sesilia/Apoda (Caecilia sp)

Sesilia atau apoda merupakan jenis hewan yang tergolong amfibi. Hewan ini masuk dalam kelompok hewan amfibi kategori langka.

Sesilia juga mempunyai habitat di tempat yang lembab. Sesilia memiliki bentuk yang panjang seperi ular. Ukuran sesilia hanya saja lebih kecil.

Sesilia dikenal juga dengan sebutan Ulo Duwel oleh orang jawa.

Banyak orang yang menganggap jika hewan sesilia merupakan jenis cacing atau anak ular karena memiliki bentuk yang mirip.

Olm (Proteus Anguinus)

Olm adalaha hewan yang berasal dari Eropa Selatan. Hewan ini banyak ditemukan di perairan yang melalui tanah berkapur.

Hewan ini juga mempunyai warna kulit yang berwarna merah muda seperti halnya manusia yang berada di sekitar sana.

Suriname Horned Frog (Ceratophrys Cornuta)

Hewan ini merupakan amfibi bertanduk di Amazon. Hewan dapat tumbuh hingga panjang 20 cm. Hewan ditemukan di daerah utara wilayah bagian Amerika selatan.

Ketika saat masa menjadi kecebong, hewan ini mempunyai keunikan tersendiri, yakni saling menyerang untuk bertahan.

Neuse River Waterdog (NecturusLewis)

Waterdog merupakan hewan yang mirip dengan kadal dan banyak ditemukan di daerah utara Carolina.

Hewan ini memiliki ukuran tubuh sekitar 16,5 hingga 28 cm, serta memiliki kulit halus dengan berbagai corak.

Purple Frog (Nasikabatrachus Sahyadrebsis)

Purple frog adalah hewan yang berasal dari India. Sesuai dengan namanya, hewan ini memiliki warna kulit yang cederung berwarna ungu.

Hewan ini juga memiliki suara yang terbilang mirip dengan ayam. Habitat hewan ini berdiam didalam tanah dan akan muncul saat ingin kawin saja.

Axoloti (Ambystoma mexicanum)

Contoh hewan amfibi yang terakhir adalah axoloti. Hewan ini merupakan salah satu jenis amfibi yang banyak meghabiskan waktu berada di dalam air.

Axoloti juga dikenal dengan nama salamander Meksiko. Hewan ini mempunyai bentuk mirip seperti kadal.

Ada banyak yang berpendapat hewan ini sangat imut dan lucu, tubuhnya memiliki wana putih. Inilah yang akan membuat hewan axoloti menjadi diminati sebagai hewan peliharaan eksotik bagi para pecinta jenis hewan ini.

For Your Information?

Apakah buaya termasuk hewan amfibi?

Apakah kura kura termasuk hewan amfibi?

Kura kura reptil atau amfibi?

Nah bagi kalian yang memiliki beberpa pertanyaan diatas bisa langsung mengklik link yang sudah tertera di dalamnya.

Itu akan membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang selama ini membuat anda penasaran.

_

Nah itu tadi pembahasan lengkap mengenai pengertian, ciri dan contoh dari hewan omnivora yang mungkin belum anda ketahui sebelumnya. Semoga setelah kalian mebaca artikel ini, dapat membantu serta menjadikannya sebagai referensi untuk kedepannya.

Sekian Terima Kasih.