11 Contoh Tumbuhan Gymnospermae Beserta Ciri-Cirinya

Contoh tumbuhan gymnospermae – Pada artikel sebelumnya kita telah membahas mengenai metagenesis tumbuhan paku dan metagenesis tumbuhan lumut.

Nah, kali ini kita akan membahas mengenai contoh tumbuhan gymnospermae.

Kita akan membahas tuntas contoh tumbuhan gymnospermae dan nama latinnya, serta apa saja sih manfaat dari tumbuhan ini?

Langsung saja kita menuju pembahasan lengkapnya.

Apa Itu Gymnospermae?

Gymnospermae adalah tumbuhan yang mempunyai biji terbuka. Kata gymnospermae sendri berasal dari bahasa Yunani, yakni gymnos berarti “telanjang” dan sperma yang berarti “biji”.

Sedangkan secara harfiah gymnospermae berarti gym (telanjang) dan spermae (tumbuhan yang menghasilkan biji).

Oleh karena itu dapat diambil kesimpulan bawha tumbuhan gymnospermae adalah jenis tumbuhan yang memiliki biji terbuka.

Sedangkan yang dimaksud tumbuhan berbiji terbuka adalah tumbuhan yang tidak terlindung dalam bakal buah (ovarium).

Klasifikasi Gymnospermae

Tumbuhan gymnospermae sendiri terbagi menjadi beberapa divisi, baik itu jenis yang sudah punah hingga yang ada sampai sekarang.

Berikut ini jenis divisi yang punah ataupun yang masih ada hingga saat ini, anatara lain:

Gymnospermae Yang Sudah Punah

  • Bennetophyta
  • Cordaitophyta
  • Pteridospermophyta (sudah dikatakan punah, akan tetapi jenis yang satu ini merupakan moyang dari angiospermae)

Gymnospermae Yang Tetap Ada Hingga Sekarang

  • Ginkgophyta (hanya tersisa satu jenis yang bertahan hingga saat ini, yakni Ginkgo biloba
  • Cycadophyta (terbagi atas dua family, yakni cycadaceae dan zamiaceae)
  • Coniferophyta/Pinophyta (merupakan tumbuhan runjung)
  • Gnetophyta (memiliki tiga genus yakni gnetum yakni melinjo dan kerabatnya, welwitschia, dan ephendra.

Baca juga artikel terkait: 35 Contoh tumbuhan angiospermae

Ciri-Ciri Tumbuhan Berbiji Terbuka (Gymnospermae)

  1. Mempunyai batang, akar, dan juga daun sejati.
  2. Merupakan jenis tumbuhan berakar tunggang.
  3. Tidak mempunyai bunga sejati (tetapi hanya berupa strobilus jantan dan betina).
  4. Tidak mempunyai mahkota bunga.
  5. Pada akar dan batang berkambium.
  6. Pada bakal biji berada di luar dan tidak dilindungi oleh daun buah.
  7. Mempunyai daun sempit dan kaku serta tebal, ada juga yang berbentuk seperti jarum, tetapi ada juga yang tipis seperti lembaran.
  8. Merupakan tumbuhan yang hanya berumah satu dan hanya mempunyai dua strobilus (strobilus jantan dan betina), akan tetapi yang berumah dua juga mempunyai satu strobilus.
  9. Pada sporofit jantan betina letaknya berbeda.
  10. Tidak mempunyai pembungkus biji, sehingga biji tumbuhan ini terlihat atau berada pada permukaan daun buah.
  11. Kebanyakan merupakan jenis tanaman berkayu yang mempunyai banyak macam variasi.
  12. Jenis pohon ini dapat tumbuh besar serta bercabang.
  13. Termasuk dalam tumbuhan heterespora (yakni bisa menghasilkan dua jenis spora).
  14. Pada penyerbukan dan pembuahan memerlukan waktu yang cukup lama.
  15. Mempunyai akar lateral yang kuat untuk menopang batang pohon.

Strobilus (kumpulan sporofit yang memunyai bentuk struktur kerucut pada ujung tunas fertile tumbuhan paku, serta juga istilah untuk bagian leher pada cestoda).

Contoh Tumbuhan Gymnospermae

Melinjo (Gnetum Gnemon Linn)

Jenis dan contoh tumbuhan berbiji yang pertama yakni melinjo. Melinjo adalah yang masuk dalam keluarga gnetaceae.

Melinjo oleh orang sunda sering disebut sebagai tangkil sedangkan oleh orang melayu disebut sebagai bago.

Tumbuhan ini merupkan jenis tumbuhan gymnospermae yang mempunyai batang kokoh, daunnya berbentuk oval dan ujungnya tumpul.

Selain itu, tumbuhan ini di perkirakan mampu hidup hingga 100 tahun lamanya dan panennya mampu menghasilkan sekitar 80-100 kg, serta tingginya mencapai 25m.

Manfaat tumbuhan melinjo, anatara lain:

  • Sebagai antioksidan dalam tubuh
  • Menjegah terjadinya penuaan dini
  • Mencegah kepikunan
  • Bermanfaat sebagai obat untuk asam urat

Pohon Pinus (Casuarina Equisetifolia)

Selanjutnya yang termasuk ke dalam contoh 8 tumbuhan biji terbuka adalah pohon pinus.

Pohon pinus sendiri adalah tumbuhan yang sering dimanfaatkan getahnya oleh orang-orang dalam kehidupan sehari-harinya.

Selain getahnya batang pohon pinus juga sering dimanfaatkan sebagai bahan bangunan, batang korek api.

Getahnya merupakan bahan utama yang dijadikan sebagai bahan utama pembuatan cat dan sabun, sedangkan batangnya yang mudah terbakar cocok dijadikan sebagai batang korek api.

Pohon Cemara (Araucaria Cunninghamii)

Berikutnya yang termasuk kelompok tumbuhan berbiji terbuka adalah cemara. Ciri-ciri tumbuhan berbiji terbuka dan berbiji tertutup.

Cemara adalah tumbuhan berkayu yang mempunyai daun yang bentuknya unik serta indah. Selain memiliki bentuk daun yang khas, cemara juga tidak mempunyai buah.

Pembuahan pada tumbuhan berbiji terbuka berbeda dengan jenis tumbuhan berbiji tertutup.

Pohon cemara sendiri terbagai kedalam beberapa jenis, diantaranya:

  • Cemara Kipas/Cakar Ayam

Jenis cemara ini adalah jenis tumbuhan yang hidup berhabitat di lingkungan yang terbilang lembab serta dapat ditemukan di rawa-rawa.

  • Cemara Pinsil

Jenis cemara yang satu ini memiliki kayu dengan bau yang harum, dan sering digunakan oleh orang eropa sebagai bahan untuk pintu gereja.

Cemara pinsil ini berasal dari wilayah Mediternia yang masuk kedalam keluargan cupressaneae.

Pohon Damar (Agathis Dammara)

Pohon damar adalah salah satu pohon yang menghasilkan getah sama halnya seperti pinus. Pohon ini tumbuh si daerah Sulawesi, Maluku serta Jawa.

Adapun manfaat dari pohon damar ini, antara lain:

  • Kayunya dapat dimanfaatkan dalam pembangunan
  • Getahnya dimanfaatkan dalam industri plastik
  • Getahnya dimanfaatkan dalam industri tekstil
  • Getahnya dimanfaatkan dalam industri cat
  • Dapat dijadikan sebagai obat HIV
  • Untuk mengobati penyakit sakit gigi
  • Untuk mengobati luka bakar
  • Untuk mengobati gangguan pada telinga dan mata.

Pakis Haji (Cycas Rumphii)

Berikutnya yang termasuk dalam contoh 8 tumbuhan biji terbuka adalah pakis haji. Di Indonesia tanaman ini lebih terkenal sebagai tanaman hias rumahan dan juga perkantoran.

Pakih haji ini juga merupakan tumbuhan yang masuk kedalam keluarga tumbuhan paku. Masyarakat Idonesia sering menyebutnya sebagai sikas atau aji.

Tumbuhan Zamia (Zamia Furfuracea)

Tumbuhan ini oleh kebanyakan orang sering dijadikan sebagai tanaman hias. Tanaman ini juga merupakan tanaman langka.

Tumbuhan zamia ini mampu tumbuh pada cuaca yang panas, namun juga memerlukan air yang cukup untuk mempantu pertumbuhannya.

Berikut ciri-ciri dari tumbuhan zamia ini, antara lain:

  • Daunnya seperti kartu sehingga sering juga disebut zamia cardboard.
  • Yang menbedakan zamia dengan tumbuhan lainnya adalah struktur daunnya.

Penawar Jambe (Cycas Revoluta)

Penawar jambe merupakan sebutan dari orang jawa untuk tanaman yang biasanya dapat ditemukan di pekarangan rumah.

Tumbuhan yang satu ini masih satu keluarga dengan tanaman pakis haji. Kebanyakan orang menjadikan tumbuhan ini sebagai tanaman hias.

Berikut ini beberapa manfaat dari penawar jambe ini, antara lain:

  • Bermanfaat sebagai obat kanker (stadium awal)
  • Membantu untuk menurunkan darah tinggi
  • Sebagai obat diare
  • Sebagai obat penyembuh saat telat menstruasi
  • Menyembuhkan penyakit TBC

Jinten/Tumbuhan Juniper (Juniperus Sp)

Tumbuhan juniper atau yang lebih sering kita kenal sebagai jinten. Jika di cermati secara seksama tanaman ini hampir sama dengan biji wijen.

Tanaman ini di Indonesia tidak dapat tumbuh dengan baik, dikarenakan cuaca dan iklim yang tidak menentu.

Berikut ini beberapa manfaat dari pohon jinten, antara lain:

  • Memberikan rasa hangat dalam perut saat di konsumsi
  • Sebagai obat diabetes
  • Dapat meningkatkan sistem imun tubuh
  • Mengurangi sakit batuk
  • Memperbnayak ASI bagi ibu menyusui

Pada artikel lainnya bagi kalian yang ingin menamabah wawasan tentang: Bagian-bagian tumbuhan gymnospermae.

_

Nah sampai disini dulu pembahasan kita mengenai contoh tumbuhan gymnospermae ciri dan juga jenisnya. Semoga apa yang disampaikan penulis kali ini dapat bermanfaat dan juga mampu menjadi referensi serta pedoman bagi kita semua.

Sekian Terima Kasih.