13 Jenis dan Contoh Kacang-Kacangan Beserta Pembahasannya

Assalamaulaikum para jendral. Nah dalam artikel kali, ini kita akan membahas tentang beberapa jenis kacang-kacangan yang mungkin belum anda ketahui.

Tentunya kalian sudah tidak asing lagi dengan sumber protein yang satu ini bukan, selain menjadi sumber protein kacang-kacangan juga mengandung karbohidrat kompleks, folat dan zat besi.

Selain manfaat diatas masih banyak lagi manfaat lain dari kacang-kacangan. Apa itu kacang-kacangan? Serta apa saja jenis-jenis kacang itu?

Untuk lebih jelasnya mari kita simak penjelasan dan jenis kacang-kacangan berikut ini.

Pengertian Kacang-Kacangan

Kacang-kacangan adalah sebutan untuk biji yang relatif berukuran lebih besar dari serealia dan merupakan bahan pangan yang memiliki protein dan karbohidrat tinggi.

Kacang-kacangan masuk dalam family Fabaceae atau polong. Kacang-kacangan sendiri merupakan salah satu dari jenis tanaman heliotropik, yang dimana saat siang hari daunnya menghadap ke atas, dan pada malam hari daunnya tergulung.

Jauh sebelum bercocok tanam dimulai, tanaman kacang vicia faba sudah mulai dibudidayakann sejak milenium ke 7 SM di Thailand. Pada kebudayaan mesir kuno sudah terdapat artifak tentang kacang.

Kacang sendiri menjadi sumber zat dan asupan gizi yang penting bagi tubuh manusia serta makhluk hidup lainnya.

Dalam definisi FAO tidak semua tanaman polong disebut jenis kacang-kacangan, seperti kapri, buncis, dan edamame.

Manfaat Mengkonsumsi Kacang-Kacangan

Selain menjadi sumber protein tanaman jenis kacang-kacangan juga mengandung kalori, karbohidrat, serat, vitamin (A, B, C, K) mineral dan beberapa nutrisi lainnya yang dibutuhkan tubuh.

Menurut riset di American Journal of Clinical Nutrition. Menyatakan jika orang dewasa mengkonsumsi kacang-kacangan secara rutin setiap hari, dapat menurunkan berat badan serta merubah ukuran lingkar pinggang.

Adapun beberapa manfaat yang kita dapat setelah mengkonsumsi kacang kacangan secara rutin yakni:

  1. Mengontrol gula darah
  2. Menjaga kesehatan jantung
  3. Mengurangi resiko kanker
  4. Melancarkan dan menjaga kesehatan pencernaan
  5. Menjadi sumber protein yang baik
  6. Menurunkan resiko stroke
  7. Membantu menjaga kesehatan kulit
  8. Membantu mencegah depresi

Jenis Kacang Kacangan

Adapun beberapa jenis kacang-kacangan yang wajib anda ketahui sampai diantaranya yaitu:

Kacang Tanah

Kacang tanah atau peanut mempunyai nama latin Arachis hypogaea L, merupakan tanaman jenis polong-polongan (Fabaceae) dan merupakan jenis kacang-kacangan kedua terpenting di Indonesia setelah kedelai.

Tanaman dari benua Amerika ini merupakan salah satu dari dua jenis tanaman budidaya selain kacang bogor, yang proses pemasakan buahnya terjadi di bawah permukaan tanah.

Berikut kandungan nutrisi dari kacang tanah:

  • Kalori
  • Protein
  • Serat
  • Lemak jenuh
  • Mangan
  • Magnesuium
  • Folat
  • Vitamin B1
  • Vitamin B3
  • Vitamin E

Sebagai salah satu bahan pangan, kacang tanah dapat dikonsumsi langsung ataupun diolah terlebih dahulu, seperti selai kacang, kacang rebus dll.

Kacang Merah

Jenis kacang kacangan yang satu ini oleh masyarakat Indonesia sering diolah menjadi sup dan es kacang merah, serta juga sering dikonsumsi dengan nasi sebagai lauk pendamping.

Kacang merah merupakan salah satu tanaman yang masih satu kelompok kedalam jenis polong-polongan. Ukuran biji kacang merah lebih besar dari jenis kacang tanah dan kacang kedelai.

Kandungan nutrisi dari satu cangkir merah yakni mengandung:

  • Kalori (215 kal)
  • Protein (13,4 gr)
  • Folat (23 %)
  • Serat (13,6 gr)
  • Mangan (22 %)
  • Vitamin B1 (20 %)
  • Zat besi (17 %)

Riset membuktikan bahwa mengkonsumsi kacang merah dapat menekan dan membantu menurunkan gula darah dari pada mengkonsumsi nasi putih.

Kacang Hijau

Kacang hijau atau Vigna radiata merupakan sejenis palawija, tanaman yang termasuk suku polong-polongan Fabaceae ini, terkenal luas di daerah tropika.

Biji kacang hijau mirip dengan kacang kedelai hanya yang membedekan, warna bijinya saja yang berwarna hijau gelap.

Di Indoneseia tanaman ini menempati posisi terpenting ketiga setelah kedelai dan kacang tanah, tanaman ini sering diolah sebagai bubur atau pun es kacang hijau dan juga sebagai isian masakan tradisional lainnya.

Kacang hijau baik dikonsumsi bagi ibu yang baru melahirkan dan juga baik untuk pertumbuhan tulang pada anak-anak.

Kacang Kedelai

Kedelai atau kacang kedelai, merupakan tanaman jenis polong-polongan yang menjadi bahan dasar pembuatan bahan makanan seperti tahu, tempe, dan juga kecap.

Tanaman ini sudah dibudidayakan sejak 3500 tahun yang lalu di Asia Timur. Penghasil kedelai utama dunia sendiri berasal dari Amerika serikat.

Berikut kandungan nutrisi yang dalam tiap satu gelas kedelai yakni:

  • Kalori (298 kal)
  • Serat (10,3 gr)
  • Protein (28,6 gr)
  • Zat besi (49 %)
  • Mangan (71 %)
  • Fosfor (42 %)
  • Folat (23 %)
  • Vitamin B2 (29 %)
  • Vitamin K (41 %)

Kacang kedelai juga memilik kandungan isoflavon, sejenis antioksidan yang dapat membantu menangkal radikal bebas penyebab kanker.

Kacang Polong

Kacang ercis atau kacang polong, merupakan tumbuhan penghasil sayuran berupa biji berwarna hijau. Ercis sendiri merupakan sebutan dari bahasa belanda yakni erwtjes berarti ercis kecil.

Tumbuhan yang masih sejenis dengan kapri ini, masuk jenis sayuran, serta berasal dari Asia kecil dan dibawa oleh kolonial Belanda ke Indonesia.

Kacang ini memiliki dua jenis yang biasa dikonsumsi yakni:

  • Snow peas

Snow peas atau sering disebut kacang kapri, biasa dikonsumsi dalam bentuk utuh dengan polongnya baik diolah menjadi sup ataupun ditumis.

  • Garden peas

Beda halnya dengan ercis, garden peas tidak dapat dikonsumsi secara utuh, melainkan hanya bijinya saja.

Kacang Almond

Badam, amandel ataupun almond, merupakan jenis kacang dari keluarga Rosaceae atau polong-polongan. Almond merupakan buah yang dihasilkan pohon Prunus duicis.

Kata “Badam” dalam bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai pohon yangbiji buahnya dpat dijadikan minyak. Bentuk kulitnya nampak seperti keriput, dengan bentuk kacang yang lonjong serta berwarna coklat tua.

Kacang Pistachio

Tumbuhan yang biasa tumbuh di daerah yang kering seperti Iran, Turkmenistan dan Azerbaijan bagian barat. Pistacio (Pistacia vera L, Anacardiaceae) merupakan tumbuhan penghasil biji pistachio, tumbuh perdu hingga mencapai 10 m.

Kacang pistachio mempunyai rasa yang gurih serta renyah, dan memiliki tekstur yang garing dengan biji yang berwarna hijau dilapisi kulit yang berwarna krem yang sedikit terbuka katupnya.

Beberapa kandungan nutrisi yang terdapat dalam biji kacang almond antara lain:

  • Protein, Potasium, Kalsium
  • Karbohidrat, Lemak, Serat, Fosfor, Kalium
  • Tiamin, beta karoten
  • Lutein dan Zeaxanthin
  • Zat besi, magnesium, seng, tembaga, mangan
  • Vitamin A, B6, C, E, K
  • Asam folat dan asam pantotenat

Kacang Tolo atau Kacang Tunggak

Kacang tunggak mempunyai nama latin Vigna unguiculata subsp. Unguiculata, merupakan tanaman sejenis legum yang polong muda dan bijinya biasa dijadikan sayur, seperti lodeh atau brongkos.

Tumbuhan ini merupakan tumbuhan yang hidup di tempat yang relatif kering, dan biasa ditanam di pekarangan rumah sebagai cadangan makanan karena tidak memrlukan perawatan yang ribet.

Kacang jenis ini di Pulau Jawa dikenal dengan banyak sebutan seperti, kacang dadap, kacang landes, kacang tunggak dan juga kacang tolo.

Kacang Koro

Kacang koro merupakan jenis kacang yang masuk dalam jenis polong-polongan. Bentuk memita dan lonjong melengkung, serta warna bijinya cenderung berwarna merah kecoklatan dan cenderung pink, tapi ada juga yang berwarna putih.

Di Indonesia sendiri kacang koro yang paling populer yakni, jenis koro pedang. Oleh masyarakat koro lebih sering diolah sebagai cemilan yang gurih dan nikmat, namun koro juga dapat dijadikan alternatih pengganti kedelai sebagai bahan baku pembuatan tahu dan tempe.

Kacang Mete

Kacang mete, kacang mede, dan kacang mente merupakan sebutan dari buah dari tanaman jambu monyet atau jambu mede.

Biasanya biji jambu monyet dikeringkan dan digoreng untuk dijadikan berbagai makanan atau olahan lainya.

Kacang Pecan

Mendengar namanya, anda pasti bertanya-tanya apa itu kacang pecan. Kacang ini tidak terlalu terkenal di Indonesia, kacang ini lebih terkenal di Amerika dan biasanya lebih sering diolah sebagai isian pie, dan kalkun panggan, cemilan dan berbagai makanan lainnya.

Kacang ini memmiliki ciri cangkangnya yang keras dan didalamnya terdapat biji seperti halnya kopi, dan ukurannya kira-kira sebesar jempol orang dewasa.

Lentil

Kacang lentil (Lens culinaris) atau miju merupakan tumbuhan tahunan penghasil kacang, yang berbentuk semak dari familia legume yang dikenal karena bijinya yang berbentuk lensa.

Warna dari kacang lentil bervariasi, dari yang kuning, jingga-kemerahan, hijau, coklat dan hitam. Adapun beberapa jenis dari lentil antara lain:

  • Brown/Spanish pardina
  • French green/puy lentils
  • Green
  • Black/beluga
  • Petite golden
  • Red chief
  • Yellow/tan lentils
  • Laird
  • Masoor
  • Petite crimson/red
  • Macachiados

Kacang Macadamia

Macadamia (Queensland nuts) merupakan genus dari delapan spesies tumbuhan dari familia Proteaceae, yang tersebar di Australia Timur (7 spesies) dan Sulawesi (1 spesies, M. hildebrandii).

Pohonya berukuran 6-40 meter, panjang daunya 6-30 cm, serta bijinya berwarna putih sampi ungu, dengan buah yang memiliki satu atau dua biji.

Tanaman ini hanya memiliki 2 spesies yang dapat diambil kacangnya, yakni M. Integrifolia dan M. Tetraphylla. Sementara spesies lainnya memiliki biji yang tidak dapat dikonsumsi bahkan beracun.

Kacang Macadamia (Queensland nuts) merupakan jenis kecang yang paling mahal diantara kacang-kacang lainya.

Mana nih kacang yang menjadi favorit anda?

Ternyata ada banyak sekali jenis kacang-kacangan bukan. Hampir semua jenis kacang-kacangan ini sangat baik jika dikonsumsi. Serta tentunya baik untuk menjaga kesehatan tubuh kita, tapi mengkonsumsinya jangan berlebihan juga ya para jendral.