13 Bagian Sel Tumbuhan dan Fungsinya

Apa itu sel tumbuhan?

Mungkin bagi kita yang sudah menginjak sekolah menengah pertama sudah tidak asing lagi mendengar kata ini.

Akan tetapi apakah kalian masih ingat secara mendetail atau hanya ingat beberapa poinnya saja.

Kali penulis akan menjelaskannya, sebagai lanjutan dari materi dari artikel sebelumnya yakni jaringan pada tumbuhan.

Mari kita langsung saja membahasnya tuntas.

Pengertian Sel

Secara umum sel adalah suatu unit dasar fungsional dan biologis dari semua organisme hidup. Sel juga sering kali di artikan sebagai “Building blocks of life”.

Sedangkan secara harfiah sel adalah unit atau bagian terkecil yang menjadi penyusun suatu makhluk hidup yang dapat serta mampu memperbanyak diri secara independen.

Sel tumbuhan adalah suatu bagian terkecil dari setiap organ tumbuhan. Sel tumbuhan ini merupakan penggerak dari suatu tumbuhan itu sendiri.

Pada sel penyusun tumbuhan berbeda halnya dengan sel organisme eukariotik lainnya.

Vakuola yang besar serta dikelilingi membran, sering dinamakan tonoplas, dan bertugas menjaga turgor sel dan mengatur pergerakan molekul di antara sitosol dan getah.

Dinding sel yang tersusun atas selulosa dan protein, dan lignin, serta disimpan oleh protoplasma di luar membran sel.

Hal ini berbeda dengan dinding sel fungi, yang terbuat dari kitin, dan prokariotik, yang dibuat dari peptidoglikan.

Plasmodesmata, adalah pori-pori penghubung yang berada pada dinding sel yang memungkinkan setiap sel tumbuhan berkomunikasi dengan sel berdekatan lainnya. Ini berbeda dari jaringan hifa yang digunakan oleh fungi.

Plastida dan juga terutama kloroplas yang memiliki kandungan klorofil, pigmen yang memberikan warna hijau pada tumbuhan dan juga mempunyai kemungkinan akan terjadinya proses fotosintesis.

Adapun kelompok tumbuhan yang tidak berflagella, yakni konifer dan tumbuhan berbuga, juga tidak mempunyai sentriol yang terdapat di sel hewan.

Ciri-Ciri Sel Tumbuhan

 

  • Pada tumbuhan memiliki dinding sel.
  • Memiliki plastida (kloroplas, kromoplas, dan leukoplas).
  • Tidak memiliki sentriol.
  • Memiliki vakuola yang berukuran besar serta jumlahnya banyak.
  • Memiliki selaput plasma.
  • Memiliki nukleus.

Baca juga artikel terkait: Fungsi Xilem dan Floem Pengertian, Unsur, Ciri Pada Tumbuhan

Struktur Sel Tumbuhan dan Fungsinya

Sel paling besar dalam tumbuhan adalah sel telur angsa, sedangkan untuk sel yang memiliki bentuk paling panjang adalah sel otot dan sel saraf.

Nah sesuai dengan bentuk sel serta fungsi tumbuhan yang sudah di jelaskan tadi maka bentuk sel tersebut menunjukkan variasi yang bermacam-macam.

Sel yang hidup memiliki struktur dan organel sel tumbuhan yang sama, yakni

Inti Sel (Nukleus)

Nukleus atau inti sel adalah organel yang dapat kita temukan pada sel eukariotik. Organel ini memiliki kandungan sebagian besar materi genetik sel dengan bentuk molekul DNA linier panjang serta membentuk kromosom bersama dengan beragam jenis protein.

Gen di dalam kromosom-kromosom inilah yang nantinya akan membentuk genom inti sel. Nukleus sendiri tersusun atas membran, cairan inti, kromosom dan anak inti.

Inti sel atau nukleus merupakan pusat utama sel yang dimana fungsi dari nukleus ini tersebut yakni untuk mengkoordinasikan proses metabolisme yang ada di dalam sel.

Fungsi Inti Sel Atau Nukleus

  • Berfungsi sebagai pengatur dan yang mengontrol semua kegiatan sel lainnya.
  • Sebagai penghubung antara inti dan sitoplasma dalam tumbuhan.
  • Mengatur integritas gen-gen dan mengontrol aktivitas sel dengan mengelola ekspresi gen.
  • Mengorganisasikan gen saat terjadi pembelahan sel.
  • Tempat sintesis dan sekresi ribosom.
  • Tempat terjadinya replikasi dan transkripsi dari DNA.
  • Sebagai pengatur kapan serta dimana ekspresi gen harus mulai dijalankan dan diakhiri.

Struktur Organel Inti Sel

  • Nukleolus (anak inti), bagian sel ini memiliki fungsi mensintesis berbagai macam molekul RNA yang digunakan dalam perakitan ribosom.
  • Nukleoplasma (cairan inti), bagian yang ini merupakan zat yang tersusun atas protein.
  • Butiran kromatin, bagian sel ini terlihat jelas saat sel sedang membelah, karena pada saat itu kromatin menebal menjadi struktur seperti benang yang disebut kromosom.
  • Kromosom sendiri memiliki kandungan DNA yang mempunyai fungsi untuk menyampaikan informasi genetik melalui sintesis protein.

Membran Sel/Membran Sel Plasma

Membran sel adalah salah satu organel yang berdifat universal serta dimiliki semua jenis sel berupa lapisan antarmuka yang disebut membran plasma.

Sel ini lah yang menjadi pemisah sel atas lingkungan di luar sel, berguna melindungi inti sel dan sistem kelangsungan daur hidup tumbuhan yang bekerja di pada sitoplasma.

Fungsi Membran Sel

  • Untuk Tempat berlangsungnya berbagai macam reaksi kimia.
  • Sebagai pelindung bagian sel dan memberikan bentuk bagi sebuah sel
  • Menjadi reseptor pada rangsangan yang ditujukan bagi sebuah sel.
  • Memiliki fungsi lain yakni sebagai media komunikasi antar lingkungan dalam sel dengan lingkungan luar sel
  • Melangsungkan seleksi terhadap berbagai zat yang masuk maupun keluar dari sel.

Komponen penyusun membran sel antara lain, ialah:

  • Fosfolipid
  • Protein
  • Glikolipid
  • Oligosakarida
  • Kolesterol

Sitoplasma

Di antara inti sel dan juga membran sel, terdapat cairan yang disebut sitoplasma. Cairan inilah yang kemudian seringkali dinamakan sitoplasma.

Sitoplasma sendiri adalah cairan koloid yang kompleks, dan berada pada daerah organel-organel sel dan substansi sel yang tidak hidup.

Pada sel sitoplasma berlangsung beberapa sistem metabolisme sel, layaknya sintesis protein dan respirasi sel.

Di dalam sitoplasma terdapat organel-organel di dalam cairan kental (yakni koloid, namun tidak homogen) serta melayang-layang dan sering juga disebut dengan sebutan matriks.

Organel ini sering kali banyak mengerjakan fungsi kehidupan sepertia halnya suatu penyimpanan, sintesis bahan, reaksi terhadap rangsang, dan juga respirasi (perombakan).

Sebagian besar proses pada sitoplasma diatur secara enzimatik.

Fungsi utama sitoplama dalam tumbuhan adalah sebagai media atau wadah bagi organel-organel sel yang dibutuhkan oleh sel dan juga inti sel.

Organel sel sendiri adalah suatu benda-benda yang terletak di dalam sitoplasma dan memiliki bentuk hidup serta juga menjalankan fungsi-fungsi kehidupan.

Adapun organel-organel sel tersebut, antara lain:

Badan Golgi (Apparatus Golgi)

Badan golgi adalah salah satu organel terbesar yang berada dalam sitoplasma. Bentuk badan golgi pada sel hewan dan sel tumbuhan memiliki bentuk yang relatif sama.

Badan golgi tersebar di seluruh sitoplasma serta memiliki hubungan satu dengan lainnya sehingga badan golgi membentuk seperti struktur.

Sel hewan memiliki 10 hingga 20 badan golgi, sedangkan sel tumbuhan mempunyai badan golgi sampai ratusan. Badan golgi yang terdapat pada tumbuhan disebut diktiosom.

Fungsi badan golgi antara lain:

  • Membentuk kantung (vesikula) untuk sekresi, terutamanya bagian sel kelenjar kantung kecil yang berisi enzim dan bahan-bahan lain.
  • Membentuk membran plasma, terutamanya kantung yang akan dilepas akan menjadi/membentuk bagian dari membran plasma.
  • Membentuk dinding sel tumbuhan.
  • Tempat terjadinta modifikasi protein.
  • Membantu untuk penyeleksi, mensortir dan memaket molekul-molekul untuk sekresi sel.
  • Membantu transpor lipid (lemak).
  • Membantu membentuk lisosom.
  • Membantu membentuk akrosom pada spermatozoa yang berisi enzim yang digunakan untuk memecah dinding sel telur.

Vakuola (Rongga Sel)

Beberapa ahli tidak mengelompokkan vakuola kedalam organel sel, karena tidak menjalankan sebuah fungsi tertentu secara aktif.

Vakuola sering kali dijumpai dalam sel tumbuh-tumbuhan daripada dalam sel hewan, masing-masing dipisahkan dari sitoplasma oleh sebuah selaput, yang agak serupa bersama membran plasma.

Vakuola tersebut berisikan air yaitu getah sel yang memiliki kandungan makanan, sekresi sel, dan zat-zat buangan.

Fungsi Vakuola

  • Sebagai tempat penyimpanan zat cadangan makanan misalnya seperti amilum dan glukosa.
  • Tempat menyimpan pigmen (daun, bunga dan buah).
  • Sebagai tempat penyimpanan minyak atsirik (golongan minyak yang memberikan bau khas seperti minyak kayu putih).
  • Mengatur turgiditas sel (tekanan osmotik sel).
  • Menjadi tempat penimbunan sisa metabolisme dan metabolik sekunder seperti getah karet, alkaloid, tanin, dan kalsium oksabit.

Ribosom (Ergastoplasma)

Ribosom adalah organel sel yang terdiri dari dua bagian, yaitu subunit besar dan subunit kecil (dapat dilihat pada gambar diatas).

Fungsi utama ribosom adalah untuk sintesis atau pembuatan protein (sintesis = pembuatan).

Fungsi Ribosom

Fungsi utama dari ribosom adalah untuk sintesis protein. Organel kecil inilah yang menjadi penyusun urutan asam amino menjadi peptida sesuai cetakan dalam RNA messenger (mRNA).

Sel Tumbuhan Lisosom

Lisosom merupakan suatu organel sel yang memiliki bentuk berupa kantong yang terikat membran dan berisikan enzim hidrolitik.

Lisososm ini memiliki kegunaan untuk mengatur pencernaan intraseluler pada berbagai keadaan.

Lisosom adalah organel sel yang memiliki fungsi untuk mencerna berbagai materi

Lisosom ini ditemukan pada tahun 1950 oleh Christian de Duve dan dapat dijumpai pada semua sel eukariotik.

Fungsi Lisosom

  1. Endositosis

Endositosis merupakan transpor makromolekul & materi kecil ke dalam sel dengan membentuk vesikula baru dari membran plasma.

Endositosis ada tiga jenis, yaitu : Fagositosis, Pinositesis, Endositosis.

  1. Fagositosis

Fagositosis adalah bentuk spesifik dari endositosis yang menggulung partikel padat dengan membran sel membentuk fagoso internal.

  1. Autofagi

Autofagi merupakan proses katabolisme yang memecah komponen sel melalui lisosom.

Sel Tumbuhan Plastida

Plastida atau kloroplas adalah istilah kolektif untuk organel yang memiliki fungsi untuk membawa pigmen.

Kloroplas memiliki bentuk yang begitu menonjol dari plastida yang mempunyai kandungan pigmen klorofil hijau. Karena terdapat plastida atau kloroplas yang memiliki kandungan klorofil hijau.

Oleh sebab itulah tumbuhan mampu menjalani proses fotosintesis dengan baik dengan bantuan dan adany air, sinar matahari, dan karbon dioksida untuk sintesis makanan sendiri.

Fungsi Plastida

Merupakan organel yang mengandung banyak klorofil sehingga menjadi tempat terjadinya fotosintesis, mrnghasilkan asam lemak dan juga terpen.

Retikulum Endoplasma (RE)

Retikulum endoplasma adalah organel yang memiliki bentuk seperti kumpulan kantung layaknya membran yang berbentuk pipa, gelembung, dan kantung pipih yang meluas dalam sitoplasma dan sel eukariot.

Retikulum Endoplasma juga merupakan salah satu bagian sel yang terdiri atas sistem membran.

Retikulum sendiri terbagi menjadi dua kategori, yakni retikulum endoplasma kasar dan retikulum endoplasma halus.

Retikulum Endoplasma sendiri meliputi beberapa ruangan-ruangan kosong yang tertutupi oleh membran serta mempunyai ketebalan 4 nm (nanometer, 10-9 meter).

Fungsi Retikulum Endoplasma

  • Menghasilkan (melakukan sintesis) protein yang dibutuhkan sel
  • Menyalurkan bahan genetic antara inti sel (nukelus) dengan sitoplasma
  • Sebagai alat transportasi zat-zat di dalam sel itu sendiri.

Mitokondria (The Power House)

Mitokondria adalah organel berbentuk bulat persegi atau panjang. Dijumpai pada hampir semua sel eukariotik.

Dilingkupi oleh dua lapisan membran masing-masing merupakan bilayer fosfolipid (fosfolipid lapis ganda).

Mitokondria baru akan terbentuk dari pertumbuhan dan pembelahan mitokondria yang sudah ada sebelumnya (seperti pembelahan bakteri).

Karena fungsi utama sebagai peghasil energi/ATP, mitokondria dijuluki sebagai “The Power House”.

Bagian-Bagian/Struktur Mitokondria:

  1. Membran luar
  • Berfungsi untuk perlindunga mitokondria.
  • Tersusun atas lipid dan protein.
  • Permeabel terhadap ATP, ion, ADP dan molekul-molekul nutrisi.
  1. Membran dalam
  • Berfungsi dalam melaksanakan proses rantai respirasi yang meghasilkan ATP/energi.
  • Terdapat beberapa protein khusus yang berperan dalam produksi ATP yang membantu proses reaksi oksidasi dan transport elekton dan ATP sintetase untuk membentuk energi.
  • Trasnport elektron yang terjadi berfugsi sebagai pembawa molekul-molkeul metabolisme dari dalam maupun keluar matrisk mitokondria.
  1. Krista
  • Merupakan lekukan-lekukan dari membran dalam mitokondria.
  • Krista berfungsi dalam memperluas permukaan membran.
  1. Matriks mitokondria
  • Berupa cairan berisi senyawa-senyawa metabolit da berbagai enzim pernafasan, DNA, RNA, da protein.
  • Berfungsi untuk oksidasi lemak dan katabolisme asetil koenzim.
  1. Ruang antar membran
  • Berfungsi dalam tahap fosforilasi oksidatif.
  • Merupakan bagian diantara membran dalam dan mebran luar.

Sentrosom (Sentriol)

Sentrosom adalah organel sel yang berfungsi aktif pada pembelahan sel dan hanya terdapat pada sel hewan

Fungsi Sentrosom

  • Sebagai pengatur pembelahan sel dan pemisahan kromosom selama pembelahan sel pada hewan.
  • Mensintesis mikrotubul silia dan flagela.
  • Menghasilkan gelendong pada sel hewan.
  • Sebagai benda kutub dalam mitosis dan meiosis.
  • Sel Tumbuhan Mikrotubulus.

Mikrofilamen

Mikrotubulus atau mikrotubula (dalam jumlah banyak) adalah suatu organel sel yang berada di dalam sitoplasma dan juga seluruh sel eukariot, seperti halnya silinder panjang yang memiliki rongga dengan diameter luar sekitar 25 nm dan diameter dalam sekitar 12 nm.

Mikrofilamen (Filamen Aktin) adalah bagian dari kerangka sel berbentuk batang padat yang merupakan rantai untaian protein.

Mungkin yang terakhir maksudnya, Filamen intermediet adalah serabut protein dengan diameter 8 – 12 nm yang menggulung seperti kabel dan lebih tebal dari mikrofilamen.

Fungsi Mikrofilamen

  1. Berfugsi sebagai pembentuk struktur yang memungkinkan sel untuk menahan bentuknya, bergerak sendiri, dan bergerak organel-nya.
  2. Dua sel ini akan bergabung untuk membentuk sitoskeleton sel.
  3. Mikrofilamen banyak dijumpai juga dalam jaringan otot untuk membantu sel otot relaksasi dan kontraksi.
  4. Berfungsi sebagai pengikat protein serta memungkinkan mikrofilamen untuk mendorong dan menarik pada membran sel untuk membantu pergerakan sel.

Peroksisom (Badan Mikro)

Peroksisom adalah organel yang terletak pada sel eukariotik dan memiliki bentuk seperti kantong yang agak bulat serta terdiri dari kristal serta terbungkus oleh kristal.

Peroksisom mempunyai membran tunggal yang berisi enzim katalase.

Fungsi Peroksisom

  • Sebagai pengahasil enzim katalase dan oksidase.
  • Peroksisom juga menghasilkan enzim katalase.
  • Sebagai pemecah lemak menjadi molekul karbohidrat untuk dijadikan sebagai bahan respirasi sel.
  • Sebagai penetralisir alkohol dan senyawa berbahaya lainnya.
  • Berfungsi sebagai pembantu perubahan senyawa purin dalam sel.

Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan

  • Sel tumbuhan umumnya lebih besar.
  • Sel tumbuhan memiliki struktur yang tidak ada di sel hewan seperti kloroplas, dinding sel, dan vakuola.
  • Sel hewan memiliki struktur yang tidak ada di sel tanaman seperti sentriol.

_

Nah sampai disini dulu pembahasan kita kali ini mengenai bagia sel tumbuhan dan fungsinya. Semoga apa yang disampaikan penulis kali ini dapat membantu serta bisa dijadikan referensi kedepannya.

Sekian Terima Kasih.