11 Struktur Sel Hewan [LENGKAP] Beserta Fungsinya

Struktur sel hewan – Kali ini penulis akan memaparkan penjelasan lebih lengkap dan juga lebih rinci tentang struktur pada sel hewan.

Setelah kemarin kita membahas tentang perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan kali ini kita akan mengupas lebih dalam serta tuntas tentang sel hewan saja.

Sebelumnya sudah pada tau belum dengan sel hewan?

Nah bagi kalian yang sudah tau mari kita berbagi ilmu dan juga tolong diteliti lagi artikel ini ya!

Siapa tau ada salah atau tipo? Hehe tapi kayaknya gak deh.

Untuk kalian yang belum tau!

Yuk langsung saja kita lanjut pembahasan intinya.

Struktur Organel Sel Hewan

Pada struktur sel hewan terdapat bagian-bagian atau organel-organel dalam setiap sel hewan serta memiliki fungsi dan peran yang berbeda-beda.

Organel-organel tersebut memiliki fungsi sebagai tanda bahwa organel sel hewan tersebut mempunyai pekerjaan dalam sel hewan.

Terdapat perbedaan serta persamaan antara organel sel hewan dan sel tumbuhan.

Perbedaan organel sel hewan dan sel tumbuhan merupakan pertanda didalam membedakan sel hewan dan sel tumbuhan.

Selain itu terdapat pula fungsi-fungsi dalam organel sel hewan yang merupakan pekerjaan yang dilakukan dalam sel tersebut sehingga mampu bekerja secara optimal.

Berikut Ini Contoh Gambar Struktur Organel Sel Hewan

Struktur Sel Hewan dan Fungsinya

1. Membran Sel

Membran sel merupakan bagian paling luar yang membungkus sel yang tersusun atas protein (lipoprotein) dan juga lemak (lipid).

Sel ini merupakan bagian yang mengatur masuknya mineral serta nutrisi ke dalam dan keluar dari sel.

Adapun fungsi dari membran sel, antara lain:

  • Sebagai pelindung sel
  • Sebagai pengatur keluar masuk nutrisi dan mineral
  • Menerima rangsangan dari luar
  • Sebagai tempat berlangsungnya berbagai reaksi kimia

2. Retikulum Endoplasma

Retikulum ebdoplasma RE merupakan organel sel terbesar setelah mitokondria, dimana RE membentuk suatu rangkaian interkoneksi rata terowongan, dan mempunyai bentuk seperti benang-benang jala.

Retikulum endoplasma sendiri terbagi menjadi 2 macam yaitu, RE kasar da RE halus. RE kasar mempunyai tanggung jawab memegang protein yang terbentuk di robosom.

RE kasar juga ditempeli oleh ribosom, sedangkan pada RE halus tidak tidak ditempeli ribosom.

Adapun fungsi dari retikulum endoplasma, yaitu:

  • Sebagai tempat pengangkut sintesis steroit dan juga lemak
  • Sebagai tempat menyimpan steroid, fospolipid, dan glikolipid.
  • Sebagai pembantu proses detoksifikasi sel-sel berbahaya di dalam sel (REh)
  • Sintesis protein (REk)

3. Struktur Sitoplasma Sel Hewan

Sitoplasma merupakan cairan sel atau zat yang menyerupai zat seperti gel. Bagian cair di dalam sel ini memiliki dua bentuk yakni Fase Sol (padat) dan Fase Gel (cair).

Khusus bagi cairan yang terletak di nukleus disebut Nukleoplasma.

Sitoplasma terdiri atas protein dan juga air. Apabila konsentrasi air rendah maka akan menjadi padat serta lembek biasanya disebut dengan gel.

Lainnya halnya jika konsentrasi air tinggi maka akan encer sering juga disebut sol. Sitoplasma sendiri tersusun oleh 90% air, sehiingga memiliki fungsi sebagai pelarut.

Adapun fungsi dari sitoplasma, anatara lain:

  • Merupakan tempat berlangsungya metabolisme sel
  • Sumber bahan kimia sel

4. Struktur Sel Mitokondria Hewan

Metokondria adalah organel sel terbesar yang merupakan mesin sel. Bentuknya mirip dengan cerutu, dimana memiliki dua lapisan membran yang berlekuk-lekuk yang dinamakan kritas.

Oksogen dan juga glukosa bekerja sama dalam pembentukan energi (ATP) yang dibutuhkan untuk metabolisme, serta aktivitas seluler dalam organel sehingga mitokondria yang sering disebut The Power House karena mampu menghasilka energi.

Mitokondria bentuk tunggal disebut dengan mitokondrion, dan mitokondrion ialah organel yang merubah energi kimia menjadi energi lain.

Adapun fungsi dari mitokondria, antara lain:

  • Merupakan energi dalam bentuk ATP
  • Respirasi selular

Bagi kalian yang ingin mengetahui lebih dalam mengenai jaringan ikat pada hewan dan sistem pernapasan pada hewan bisa langsung klik menuju link terkait.

5. Peroksisom (Badan Mikro)

Badan mikro merupakan kantong kecil yang berisi enzim katalase yang memiliki fungsi menguraikan peroksida (H2O2) yang merupakan sisa dari metabolisme yang memiliki sifat toksik menjadi air dan oksigen, yang berbahaya bagi sel. Badan mikro ini sering dijumpai di ginjal serta sel hati.

Adapun fungsi dari peroksisom, antara lain:

  • Menguraikan perokida (H2O2) dari sisa-sisa metabolisme toksik
  • Perubahan lemak menjadi karbohidrat

6. Badan Golgi

Badan golgi atau juga yang sering disebut kompleks golgi/aparatus golgi adalah organel yang bisa ditemui di semua sel eukariotik serta terdapat pada fungsi ekspresi seperti ginjal.

Mamiliki bentuk layaknya kantung pipih serta memiliki ukuran kecil hingga besar dan juga terikat oleh membran. Umumnya setiap sel hewan memiliki 10-20 aparatus golgi.

Nama organel ini diambil dari nama orang pertama yang menggambarkan organel ini dalam sel yakni Camillo Golgi yang berasal dari Italia.

Adapun fungsi dari badan golgi, antara lain:

  • Mambentuk vesikula (kantung) untuk ekskresi
  • Membentu lisosom
  • Memproses protein
  • Membentuk membran plasma

7. Struktur Sel Mikrofilamen Hewan

Mikrofilamen adalah sel yang terbentuk dari protein aktin dan juga miosin. Fungsi dari mikrofilamen yakni berperan dalam pergerakan sel, eksositosi dan endositosis.

Mikrofilamen sendiri memiliki bentuk mirip dengan mikrotubulus akan tetapi memiliki diameter lebih kecil dan lebih lembut.

8. Struktur Sel Mikrotubulus Hewan

Mikrotubulus memiliki bentuk silindris panjang berongga dengan diameter 12 nanometer dan diameter luar 2,5 nanometer.

Organel merupakan organel sel yang bertampat di dalam sitoplasma, serta dapat ditemui di sel eukariot.

Mikrotubulus terdiri atas molekul yang memiliki bentuk bulat protein globurat yang disebut tubulin.

Tubulin ini akan membentuk silindris panjang dan juga berongga pada kondisi tertentu serta memiliki sifat yang kaku.

Adapun fungsi dari mikrotubulus, antara lain:

  • Melindungi sel
  • Memberi bentuk sel
  • Berperan dalam pembentukan flagela, silia dan juga sentriol

9. Struktur Sel Ribosom Hewan

Ribosom berfungsi dan bekerja dalam menerjemahkan mRNA untuk membentuk rantai polipeptida (protein) dengan menggunakan asam amino yang berada di bawah tRNA pada saat proses translasi.

Ribosom sendiri merupakan organel sel yang memiliki bentuk kecil dan juga padat serta berdiameter 20 nanometer yang terdiri atas 65% RNA ribosom (rRNA) dan 35% protein ribosom (Ribonukleoprotein/RNP).

Sel ribosom terikat pada retikulum endoplasma kasar (REk), atau juga membran inti sel.

Adapun fungsi dari ribosom, anatara lain:

  • Sebgai tempat berlangsungnya proses fotosintesis perotein

10. Sentriol

Sentriol merupakan struktur sel yang berada pada sel eukariota dan memiliki bentuk tabung. Sentriol ini juga berperan dalam pembelahan sel, dan juga dalam pembentukan silia dan flagela.

Sentrosom terbentuk dari gabungan struktur sepasang sentriol. Sentriol juga merupakan bagian dari sel hewan yang tidak dapat tumbuh lagi.

Adapun fungsi dari sentriol, antara lain:

  • Berperan dalam pembentukan flagela dan silia
  • Tempat prose pembelahan sel dalam membentuk benang spindel

11. Nukleus

Nukleus merupakan struktur inti dari sel yang mengatur serta mengendalikan aktivitas sel baik dari metabolisme hingga pembelahan sel.

Adapun fungsi dari nukleus, antara lain:

  • Menyimpan informasi genetik
  • Sebagai tempat terjadinya replikasi
  • Sebagai penjaga integritas gen-gen
  • Mengontrol aktivitas sel dengan mengelola ekspresi gen
  • Mengendalikan proses metabolisme dalam sel

Nukleus ini dapat dijumpai pada sel eukariotik dan mengandung materi genetik yakni DNA (Asam Deoksiribonukleat) dan juga kromosom.

Bagian dari DNA meliputi nukleotida yang membantu dalam pembentukan protein pada proses translasi dan transkripsi.

Adapaun bagian dari nukleus meliputi:

  • Nukleolus

Merupakan daerah yang berada di dalam inti sek (nukleus) yang memilliki peran dalam pembentukan protein menggunakan asam ribonukleat (RNA).

  • Nukleoplasma

Merupakan cairan padat yang berada di dalam inti sel (nukleus) yeng memiliki kandungan serat kromatin yang padat, serta memiliki fungsi untuk membentuk kromosom serta gen yang mengangkut informasi genetik alias turun-menurun.

  • Membran Inti

Merupakan struktur utama nukleus yang membungkus keseluruhan organel serta memisahkan sitoplasma dengan daerah inti.

Membran inti memiliki sifat tak permeabel dengan sebagian besar molekul, sehingga membuat nukleus membutuhkan pori inti yang mengakibatkan nukleus bisa melewati membran.

Membran inti memiliki fungsi sebagai pelindunginti sel (nukleus), dan juga sebagai tempat pertukaran zat antara materi inti dan sitoplasma.

  • Membran Nuklir

Merupakan selubung pelindung berpori yang menutupi inti, yang memungkinkan masuknya zat dan merupakan salah satu ciri khas organel dari sel hewan.

Struktur Sel Hewan Yang Tidak Terdapat pada Sel Tunbuhan

  1. Sentriol
  2. Lisosom
  3. Sitoskeleton

Untuk mengetahui penjelasan lebih lengkap tentang perbedaan apa saja yang ada pada sel hewan dan juga tumbuhan silahkan klik 19 Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan Lengkap

For Your Information!

Nah itu tadi pembahasan lengkap tentang struktur dan juga fungsi dari sel hewan yang sudah kita baca. Artikel ini di tulis berdasarkan berbagai sumber yang terpercaya dan semoga artikel ini dapat menjadi referensi dan juga menjadi pedoman untuk kita kedepannya. Sekian Terima Kasih